Tanaman Hias Kok Mahal?Kok bisa?

Tanaman Hias Kok Mahal

Sejak terjun ke hobi tanaman, pertanyaan itu sering banget ditanyakan. “Gitu doang jutaan?” “Kok mahal sih?” nada-nada heran penuh kekepoan terhadap harga tanaman yang tentu saja buat orang awam bisa bikin geleng-geleng kepala. Contoh salah satu tanaman hias saya yang berjenis Philodendron Splendid jika dicari di tokopedia, harga termurah ditawarkan seharga 3juta. Iya tiga juta, angka 3 dengan 0 berjejer enam.

Berdasarkan analisa gembel, ada beberapa faktor yang menyebabkan harga tanaman hias akhir-akhir ini meningkat tajam. Peningkatan harga ini hampir terjadi semua jenis tanaman hias.

1. Efek Domino Pandemi

Siapakah pemain global tanaman hias di dunia? Jawabannya adalah Thailand, negara dengan sistem pertanian yang modern ini dikenal dunia sebagai penyedia bibit tanaman untuk seluruh dunia.

Sejak pandemi akibat virus Covid 19, pasokan tanaman hias dari Thailand terhambat akibat kebijakan lock down. Pasokan yang tersendat ini akhirnya memberi efek domino yaitu pergeseran permintaan dari Thailand ke Indonesia. Di Indonesia sendiri pasokan tanaman hias terbatas, terhitung hanya tiga kota di Indonesia yang serius sebagai pusat budidaya tanaman hias yaitu Tamansari-Bogor, Cipanas-Cianjur, Batu-Malang.

Budidaya di Indonesia masih menggunakan cara-cara yang konvensional, sehingga ketika permintaan yang besar terjadi maka pasokan tidak bisa memenuhi. Sebagaimana hukum ekonomi berjalan, ketika demand tinggi dan supply rendah maka terjadi kenaikan harga.

2. Pehobi Baru

Lagi-lagi ada hubungannya dengan pandemi. Akibat kebijakan #stayhome #dirumahaja maka orang-orang mencari hobi baru untuk mengisi waktu selama #dirumahaja. Salah satu korbannya adalah saya juga, hahaha.

Pehobi baru atau pemula ini menambah meningkatnya permintaan terhadap tanaman hias. Coba lihat faktor nomor satu diatas, sebenarnya supply sudah tidak mengejar demand luar negeri, ditambah demand dari dalam negeri menyebabkan kelangkaan tanaman semakin tinggi yang otomatis harga akan naik dengan sendirinya (kembali ke hukum ekonomi).

3. Sulitnya Budidaya

Sebenarnya masih banyak jenis tanaman dengan harga yang murah, mulai dari 5ribuan, 10ribuan dan seterusnya. Kembali ke hukum ekonomi, semakin sedikitnya persediaan sedangkan permintaan tinggi maka harga akan naik.

Tidak bisa dibantah kalau beberapa jenis tanaman memang sulit ditemukan, misalnya tanaman hias dengan kelainan genetik atau variegata. Kelainan genetik ini membawa keunikan tersendiri pada fisiologis tanaman seperti bunga tau daunnya yang punya corak berbeda.

Masalahnya kelainan genetik tidak bisa diciptakan, secara natural muncul sendiri. Anakannya belum tentu punya kelainan genetik yang sama. Hal-hal semacam ini yang membuat harganya menjadi wow seperti Monstera Adansonii Variegata yang sehelai daunnya bisa bernilai puluhan juta.


Apakah untuk memulai hobi ini harus membeli tanaman dengan harga mahal? Jawabannya tentu saja tidak. Kalau saya pribadi selalu menyarankan belilah sesuai budget dan kesukaan. Jika dirasa suka walaupun orang-orang bilangnya murahan ya beli dan tanam saja, toh untuk pehobi yang dinikmati adalah prosesnya. Salam tanaman. Muah. :*

nonton juga dong soal budidaya philodendron

2 thoughts on “Tanaman Hias Kok Mahal?Kok bisa?

  1. Niken ganteng

    Kalau dari saya menyarankan saling barter sesama penyuka tanaman. Udah nerapin ini dari jaman baheula. Jadi klo mau beli tanaman baru, cek ricek dulu temen/tetangga udah punya belum, karena biasanya pecinta tanaman suka nganakin. Anyway more than 50% tanaman hias di kebun hasil anakan atau motek punya temen/tetangga ahahahahaha

    1. ilhabibi

      yang bener yang gini nih, barter ke sesama pehobi tanamanan. Yang lucu itu ada juga yang dateng-dateng taunya minta doang, dikira beli pake daun apa. Hahahaha

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.