Rumah Kopi Ranin – Tempat Ngopi di Bogor yang Asik Tak Terusik

Baru aja kemaren, jadi postingan ini masih fresh from memory. 🙂

Awalnya janjian ketemuan sama si Bayu Gila, konsultan bisnis no wahid se Jawa Bali. Serius, kalau mau ngembangin bisnis, boleh ngobrol-ngobrol or ngopi sama dia. **Kalimat promosi, bayar, Bay! :p**. Beneran yah itu tentang bisnisnya. Lanjut, siang itu ketemu di Botani Square, sapa-sapi terus dia usulkan ngobrolnya di Rumah Kopi Ranin, katanya tempat ngopinya asik tak terusik dengan harga lebih murah daripada Starbucks. Promosi yang menggiurkan, langsung cus ke Bangbarung. Rumah Kopi Ranin alamatnya di Jalan Bangbarung Raya, lebih tepatnya persis di seberang Ayam Geprek, itu artinya dari Jalan Pajajaran ga jauhlah, mungkin sekitar 20 meteran aja.

Rumah-Kopi-Ranin

Tempatnya Rumah Kopi Ini di sebuah ruko 3 lantai. Dari tampak depannya terlihat simpel dari penggunaan kaca sebagai dinding depan. Kalau kesini jangan heran kalau agak susah parkir karena emang lahan parkirnya terbatas, hehe, namanya juga ruko.

Dorong kacanya maka langsung tersaji beberapa tempat duduk yang unik. Desain interiornya dibuat se-hommy mungkin dan unik-unik. Meja tempat saya dan Bayu duduk itu dibuat dari sepotong kayu lalu dibuat kaki mejanya dari besi plat. Patut ditiru buat dibuat di rumah sebagai tempat sarapan. 🙂

Di pojokan ruangan itu tempat, hmm..semacam bar, ga tau deh ya sebutannya apa di dunia kopi, intinya disitu dapurnya. Karena semacam bar jadinya kita bisa liat semua prosesnya. Tukang Kopi atau disebutnya barista bisa kita tanya-tanya selama proses pembuatan pesanan kita. Disini tukang seduh kopi nya baik-baik dan ramah-ramah.

Jangan kuatir kalau ga ahli kopi atau ga suka kopi. Kalau bingung mau ngopi apa nanti sama tukang seduh kopinya ditanya-tanya kok, lebih suka pait atau manis, asem atau engga dan lain-lain. Sampe akhirnya mereka kasih saran kopi apa yang bisa kita coba minum.

Abis tanya sana-sini akhirnya saya putuskan untuk pesen kopi espresso dengan biji kopi dari Papua. Katanya espresso punya rasa yang paling strong, pengennya robusta tapi karena lagi kosong akhirnya pun arabica. Kenapa biji kopi papua?alasannya karena istri saya ada kaitannya sama Papua,muahaha. Lagipula harga kopi Luwak Mandailingnya mahal. :p

Rumah-Kopi-Ranin-Bar
Rumah-Kopi-Ranin-Bar

Harga disini sangat bersahabatlah alias harga wajar banget, tergantung jenis kopi dan cara penyeduhan. Termurah dari cara seduh ya tubruk 15k dan termahal syphon/french press sekitar 27k. Tapi jangan tanya deh kopi luwaknya, muaaahal pol, termurah di 100k dengan tubruknya. Dibanding bintang bucks ya jelas ini sangat murah dan enyaaaak.

Pun ga suka kopi disini ada pilihan menu lain kok kayak hot chocolate dan kawan-kawannya. Cemilan pun ada macam pisang goreng keju. Ini saya pesan kemaren dan enyaak. Kejunya ga pelit, pisangnya pake pisang oli yang sudah matang, maniis!

Disini dapet pengetahuan juga, ternyata untuk menyeduh kopi ada berbagai macam teknik, ada kopi tubruk, esspresso, syphon, paper dripper, dan french press. Sedangkan biji kopinya ada dari berbagai macan daerah seperti Mandailing, Jawa, Papua dll. Dan itupun dibagi dua lagi arabica yang rasanya lebih asam dan robusta yang rasanya lebih pahit. Masih-masing daerah pun punya cita rasa dan aroma kopinya masing-masing. Dan pada akhirnya cara penyeduhan juga menentukan. Espresso yang paling kuat, syphon itu paling smooth.

Selain bisa menikmati kopi disini juga bisa menikmati tempatnya. Pilihan kursinya pun ga seragam alias macem-macem. Dari sofa, kursi kayu sampai ada meja yang kakinya dari mesih jahit. Kekekek. Keren lah. Dan disini ga usah merasa terusik kalau duduk berlama-lama sambil ber-wifi gratisan. Karena pertama tukang kopinya ga akan melirik-lirik risih kalau kita duduk berlama-lama, dan karena pemiliknya ga money oriented ya disini bisa asik tak terusik pake ga enak gimana-gimana. Hehe.

Jadi, kalau kalian lagi di Bogor dan ga tau mau ngobrol atau nongkrong dimana, langsung aja deh ke Bangbarung, ke Rumah Kopi Ranin dijamin betah berlama-lama dan dapet pengetahuan kopi juga. Support your local business aliat cintailah produk produk dalam negeri. 😉

PS : Sebenernya ada beberapa foto yang mau dikasih liat tapi Indosh*t payah banget internetnya. Nanti diupdate. 😉