Lorong Gelap

Suatu ketika ada 3 orang sahabat terbangun di sebuah tempat gelap. Mereka meraba-raba dinding sekitarnya dan menyadari bahwa mereka berada di sebuah lorong. Mereka berjalan dan berjalan sampai ketika mereka meraba banyak sesuatu yang ada di sekelilingnya.  Karena gelap mereka tidak punya ide apa-apa tentang benda-benda itu.

Sampai suatu ketika ada bisikan yang menyuruh mereka mengambil sebanyak-banyaknya benda-benda itu. Satu orang diantaranya mengambil hanya sedikit, satu orang lainnya mengambil cukup banyak, dan orang terakhir mengambil banyak sekali. Mereka pun berjalan sampai suatu ketika menemukan titik terang di ujung yang jauh. Mereka berhasil keluar dan apakah yang mereka bawa. Ternyata benda-benda yang mereka bawa itu adalah perhiasan yang terbuat dari emas dan berlian.

Beruntunglah orang terakhir yang membawa benda-benda itu sebanyak-banyaknya. Walaupun berat ketika berjalan keluar, ia mendapatkan hasil yang luar biasa. Dan kurang beruntunglah dua orang lainnya, karena hanya mengambil sedikit, mereka berdua hanya mendapatkan sedikit hasilnya.

Nah itu adalah cerita sebagai gambaran apa yang kita lewatkan di bulan Ramadhan kali ini. Seperti lorong yang gelap. Memang kita tidak akan tahu hasilnya seperti apa, hanya saja kita tahu bahwa dengan beribadah sebanyak-banyaknya di bulan Ramadhan ini maka kita akan mendapatkan pahala yang banyaknya. Pahala itu sesuatu yang ghaib, kita sendiri takkan bisa melihatnya sekarang. Tinggal kita memilih apakah akan menjadi orang yang pertama, kedua, atau yang ketiga. Hehe. Mudah-mudahan bermanfaat.

Dari Pidi Baiq, doaku mudah-mudahan sederhana, semoga pikiran ini tetap melangit dan hati tetap membumi. 🙂