Happy Birthday To Me (#26)

Tepat hari ini, genap sudah 26 tahun diriku menghirup udara bumi. Banyak yang harus disyukuri seperti saat ini aku sudah tidak single lagi, ada si Nyonya dan my little princes my Haha yang setia menunggu di rumah saat aku pergi bekerja. Yang terakhir disebutkan adalah anugerah terbesar di tahun 2012 ini setelah sebelumnya di tahun 2011 dianugrahi Nyonya untuk melengkapi hidup ini.

Jika melihat ke belakang, rasanya sungguh luar biasa bisa berada di keadaan seperti sekarang ini. Satu demi satu mimpi terwujud. Akan sangat terkutuk sekali jika aku masih saja mengutuki keinginan-keinginan yang belum terpenuhi. Dari mimpi-mimpi yang telah terwujud itulah aku belajar, bahwa apapun mimpi itu, semua bisa terwujud jika memang mimpi itu yang kita butuhkan. Tak perlu merisaukan masa depan, yang harus dilakukan adalah melakukan yang terbaik disetiap hela nafas yang terhembus.

Andai saja diberi jatah hidup selama 63 tahun, artinya aku sudah hampir melewati setengah fase yang ada. Mari kita ingat-ingat fase-fase kehidupan yang kurang lebihnya sama dengan orang lain pada umumnya :

  1. Fase bayi dan balita : oke, ini skip, satu-satunya yang diingat adalah ketika main di teras lalu ada tetangga yang bilang “ih ni anak lucu banget”.
  2. Fase anak-anak : wah ini sih banyak sekali yang bisa diceritakan seperti kehidupan di kampung, main koleci, main gambaran, ngejar-ngejar layangan di sawah (alay banget) dan buanyak lagi.
  3. Fase remaja : ini dimana pengen terlihat gede/dewasa tapi tubuhnya masih anak-anak, ga sadar diri sih rasanya udah gede aja padahal baru aja ingusnya kering, hehe.
  4. Fase SMA : ini harus dipisahkan. Momen yang special salah satunya adalah dimana setiap pembicaraan adalah “mau kuliah dimana?” disini juga seharusnya fase berteman dengan sesama jenis maupun lawan jenis. Untuk yang terakhir disebutkan kayaknya aku kurang beruntung. 😛
  5. Fase kuliah : ini nih dimana udah mulai proses pendewasaan, mikir masa depan walaupun banyakan mainnya juga, haha. Disini semua teman sebaya satu topik omongan yaitu tentang apa lagi kalau kampus dan kuliahnya. Dan momen ujungnya adalah ketika semua sibuk dengan skripsi dan wisuda. “si ini dah lulus”, “si ini belum loh ” atau “kapan lulus?” pembicaraannya semacam itu yang seringkali menohok.
  6. Fase bekerja : disini mulai agak berubah, ada yang tetap idealis, ada pula yang sudah teracuni kotoran dunia yaitu uang. Yang penting gajinya besar atau “gw suka kerjaan ini” aka passion. Momen ujungnya adalah “kapan nih dapet undangan” dan setiap weekend mulai sibuk dengan yang namanya “undangan”.
  7. Fase berkeluarga : dimana keluarga kecil sudah terbentuk, dimana omongannya mulai mengarah “kapan nih punya momongan” atau “nengokin bayi-nya si ini yuk”.

Masih ada fase-fase di depan seperti mungkin (karena belum kejadian) yaitu fase anak mulai sekolah, maka obrolannya pun “anak lu sekolah dimana?”, “sekolah ini bagus ga?berapa sih biayanya” dan lain-lain semacamnya. Bakalan seru pastinya. 😀

Semoga setelah 26 tahun yang terlewati ini, ke depannya diri ini semakin bisa memberi manfaat bagi orang-orang, diberkahi kehidupannya, dicukupi kebutuhannya. Yah hidup kan mau apa lagi sih, intinya kan ibadah kepada Tuhan yang menciptakan kita salah satunya dengan banyak berbuat kebaikan. Buat yang mendoakan baik, amiin atas doanya, dan semoga doa yang baik itu untuk kalian juga.

8 thoughts on “Happy Birthday To Me (#26)

  1. Arif Setiawan

    selamat bertambah umur kak pay,
    smg pjg umur & sehat selalu

    *umur 26 fasenya udah banyak ya.. (aku bisa ga ya ntar) 😀

    1. ilhabibi

      terimakasih bong, semoga kamu juga panjang umur dan sehat selalu.

      iyalah udah tua, udah banyak. tiap orang pasti beda-beda merasakan fase-fase hidupnya, kaya kamu mah ada fase jalan-jalannya 😉 jadi kayaknya bakal lebih banyak, asiik

  2. Shanti Andin (@sicune)

    ihiy selamat ulang taun payi!
    semoga selalu bisa bersyukur atas semua yg didapatkan & mendapat kedamaian hati bersama nyonya + haha

    1. ilhabibi

      asik asik asik asik..amin, karena bersyukur adalah kewajiban,semoga selalu dilaksanakan dijalankan. mau doain balik tapi, errr..kedamaian hati bersama …. (isi sendiri aja ya) 😀

  3. rendyhrosman

    semoga tujuan dan di fase-fasae berikutnya selalu diberikan kemudahan bray…

    aing masih kalah 1 fase yeuh… damn… doakeun ya… 🙂

    1. ilhabibi

      eaaaa…sok atuh menyusul segera, tong loba mikir, lalaki mah kudu loba action!!

  4. cepy

    Suka sama quote ente, “Tak perlu merisaukan masa depan, yang harus dilakukan adalah melakukan yang terbaik disetiap hela nafas yang terhembus.”

    wilujeng akang pay.. mugia dipaparin kasehatan tur kabagjaan…
    makan makaaan 😀

    1. ilhabibi

      Amiiin cep
      Makan2?eta beuteung dikamanakeun?

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.