Etika dan SOP Membagi dan Menyebarkan Informasi #Menulis29Hari #Hari4

Pernah ga sih dapet broadcast message di aplikasi chat macam BBM atau Whatsapp atau Telegram?Dan infonya itu meresahkan. Dulu jamannya begal, setiap hari ada aja di group wa yang share berita inilah itulah. Atau yang sekarang-sekarang ini tentang demo buruh besar-besaran. Berita seperti itu sangna meresahakan karena kebenerannya tidak bisa dipastikan. Yakin seyakin-yakinnya bahwa yang menyebarkan broadcast semacam itu tidak mencari tau dulu kebenarannya. Istilahnya tidak tabayun.

Bagaimana jika beritanya tidak benar, bisa jadi fitnah kan. Dan fitnah itu tidak baik dan dilarang oleh agama manapun. Padahal sebenarnya jika kita memegang tiga prinsip etika ini dalam menyebarkan berita, insyaAllah tidak akan banyak broadcast2 yang beritanya ga jelas dan cenderung menyebarkan ketakutan atau bahkan kebencian #HateSpeech.

Ini dia etika dan SOP (Standar Operational Procedure) *mengambil istilah managemen* jika kita menerima pesan seperti itu. Ada tiga pertanyaan yang jika jawabannya “YA” atas ketiganya, barulah beritakan kembali pesan atau berita tersebut.

  1. Apakah benar?

    Ini yang pertama. Sumber berita harus jelas, bahkan media online terkemuka yang punya wartawan lapangan banyak pun kadang ya salah juga menurunkan berita. Benar itu harus sesuai fakta, misalnya ada berita perusahaan ini akan hengkan dari Indonesia, salah satunya ada Astra Honda Motor, plis deh, masa berita ini benar. Juga harus jelas sumber beritanya, misalnya dari kompas.com atau antara *kantor berita Indonesia jika kamu tidak tahu 😛 * dan sumber-sumber valid lainnya. Bukan katanya katanya.

  2. Apakah baik?

    Jika disebar apakah baik. Kalau pesan/berita gosip seseorang kan tidak baik, maka tidak perlu disebarkan. Atau isi pesan/beritanya adalah hasutan untuk membenci golongan atau agama tertentu. Tentu tidak baik, pesan/berita seperti ini tidak usah disebarluaskan kembali.

  3. Apakah berguna?

    Ada kalanya yang dishare itu tidak nyambung. Kadang yang ini bikin ketawa, misalnya berita tentang kerusuhan di monas tapi disampaikan di group yang semuanya tinggal di Bali. Kan lucu, walau benar dan baik tapi jadi tidak berguna bahkan malah membuat timbul kekuatiran berlebihan. Jangan disebarkan jika tidak berguna.

     

Jika saya semua orang bisa melakukan prosedur ini, yakin deh dunia maya kita lebih adem dan yang jelas lebih bermanfaat. J