Derita Pengguna Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS #Menulis29Hari #Hari9

“Sue banget” itulah umpatan penunggang motor “langka” Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS.

Kawasaki Bajaj Pulsar 200NS aslinya motor Bajaj. Ya Bajaj yang dealer dan importir nya udah hengkang dari bumi pertiwi. Sejatinya embel-embel Kawasaki pun bukan berarti ini motor dari pabrikan Jepang, tetapi lebih ke kerjasama penjualan dan dukungan after salesnya. Mau aja ya Kawasaki.

Sejak 2010 atau 2011 Bajaj resmi mundur dari Indonesia, jadilah motor Bajaj jadi motor langka. Langka dalam arti after salesnya yaitu dukungan bengkel dan sparepartsnya. Kaya kejadian di #Hari9 ini.

 Kawasaki Bajak Pulsar 200NS - Si Kawasaki Padahal Bajaj Pulsar 200NS
Si Kawasaki Padahal Bajaj Pulsar 200NS

 

Tetiba saja kopling si 200NS ini putus di tengah jalan sudah mendekati Pasar Parung. Ya, setiap hari untuk sampai ke tempat kerja melalui jalur ini, Jalan Bogor-Parung. Mesin masih hidup walaupun kopling putus, lalu si 200NS ini tetap saya lajukan melewati sebuah tanjakan sebelum Pasar Parung.

Otomatis karena kopling putus, urusan pindah transmisi jadi tidak bisa. Tapi supaya berhenti tetap saya paksakan untuk menetralkan transmisi. Setelah itu motor didorong ke bengkel terdekat. Untungnya ada bengkel besar persis seberang Pasar Parung. Harapannya sih ada sparepart penggantinya.

Harapan tinggal harapan, kata empunya toko, gak ada tali kopling buat 200NS. Jadilah saya putar otak dan googling. Hasilnya katanya bisa pake tali kopling Vespa. Iya, VESPA!!!Skuter dari Italia itu. Apesnya, mekaniknya ga ada. Jadilah dengan dibantun pelayan toko, tali kopling yang ternyata cuman talinya itu saya pasang di 200NS. Bisa masuk walau kepanjangan. Apesnya lagi handle kopling nya bermasalah. Masalahnya cantolan tali kopling ga bisa dilepas karena jalurnya ketutup akibat dulu pernah jatoh sama empunya motor. Catet, motor 200NS bukan punya saya!

Makan waktu 2 jam buat ngakalin “tali kopling doang”. Sebelum tengah hari beres, handle kopling pun diganti sementar entah punya motor apa, dan hasilnya GAK PAS!

Setelah beres akhirnya memutuskan untuk izin cuti ke si Bos. 200NS ini harus segera dapet sparepart aslinya. Di Bogor syukurnya ada bengkel spesialis Bajaj. Lokasinya persis di dekat Taman Topi. Dari arah mesjid Agung maka posisinya ada sebelah kiri sebelum Bank BRI. Si 200NS ini memang langganan disini. Ya dimana lagi sih. 😛

Lepas tengah hari akhirnya si 200NS ini masuk ke bengkel habitatnya. Dan semua spareparts-nya untungya sih ada.

Nasib motor “langka” ya gini, rugi deh cuti satu hari cuman demi motor “langka” ini. Pffft. Dan tebak abis berapa urusan kopling ini.
Biaya “ngakalin” abis 150rb dan Biaya service ringan dan spare parts di bengkel spesialis bajaj in abis 214rb. Amsyong banget kan abis 350 rb dan cuti satu hari. Gebleknya ini udah kedua kalinya putus, sebelumnya putus di bulang September 2015 tapi lewat tanda-tanda. Jadi putus pertama ga apes banget. Yang kedua kali ini yang aneh, ga ada tanda-tanda putus lalu tiba-tiba putus. Motor amsyong nih emang. Tobat kakak. :p

Catatan : Pasti ada nanya, udah tau ga enak kenapa masih pake si bukan Kawasaki ternyata Bajaj ini. Jawabnya adalah, pertama lagi gak punya motor, kedua ini motor klo ga ada yang pake bakal karatan karena yang punyannya ada di Surabaya dan jarang-jarang dipake, ketiga karena nganterin bininya yang punya. Rugi amat pake motor sendiri #merki :p