4 Januari 2018 : Hoax Membangun Antara Donald Trump dan Kim Jong Un

Kemaren bertepatan dengan dilantiknya Pak Djoko Setiadi menjadi kepala Badan Siber dan Sandi Negara terjadi gunjangan di dunia maya. Netizen Indonesia memang deh sensitif, reaktif dan produktif (ngetweet teruus). Khusunya di linimasa ya. Gegaranya Pak Djoko (mungkin) keseleo lidah waktu ditanya soal Hoax oleh wartawan. Katanya Hoax Membangun itu boleh-boleh aja.

APAAAA? (*melotot sebelah ala Jaja Miharja)

HOAX MEMBANGUN?(*zoom in zoom out berulang-ulang kali sampe pusing sendiri).

Seketika netizen yang jempolnya antagonis semua bersuka cita. Yang baru diputusin pacar, yg lagi marahan sama pasangan, yg disuruh-suruh sama bos-nya mulu sampe kerjaan yang belum dibayar punya jalur pelampiasan. Ini semacam setetes embun di padang pasir (*oke maafkan lebay). Semua mengecam. Termasuk saya yang netizen yang selalu berusaha untuk gak antagonis jempolnya. Hoax yang mana konotasinya negatif tentu aja gak ada yang membangun. Saya pun penasaran dan googling dengan keyword “hoax mean”, “hoax definition” dan “hoax” aja.

Hasil googling saya dalam bahasa saya sendiri membuat saya berpendapat ada benarnya juga Pak Djoko ini. Definisi yang saya simpulkan dari berbagai sumber bilang bahwa hoax adalah penyebaran berita yang secara masif sehingga mengaburkan fakta sebenarnya. Lalu saya berpikir dan merenung kapan gajian. Becanda, hehe..maksudnya mikirin contoh hoax membangun, mungkin kira-kira begini ya.

Ketika Kim Jong Un dan Donald Trump sedang bersitegang, masing” tinggal tekan tombol sakti untuk meluncurkan rudal dengan hulu ledak nuklir. Berbagai diskusi, ajakan, saran dan lain-lain tidak diindahkan.

Lalu sekelompok orang meluncurkan hoax kalau diam-diam Kim Jong Un dan Donald Trump itu punya satu garis keturunan yang sama.
Semua warga dunia percaya begitupun keduanya.
Bumi yang diambang kehancuran akhirnya damai kembali. Kim Jong Un dan Donald Trump liburan di Raja Ampat bersama karena ternyata mereka bersaudara.

Demikian contoh hoax membangun

Di Raja Ampat

Donald Trump : “Kim, ternyata kita pu nenek moyang basodara, su jangan kita bakalahi”
Kim Jong Un : “Iyo, buang2 tenaga saja. Kita pesta papeda saja sudah”

*Backsound : Sajojo

IMO, hoax kalau kayak cerita Donald Trump vs Kim Jong Un ini mungkin bisa disebut hoax membangun gak sih. White liars boleh dikata. Tapi teman saya Kang Banyumurti dari Internet Sehat yang bilang hoax itu negatif, seperti kata mencuri, gak pernah ada konotasi positifnya. Kecuali mencuri hatimu #eaa.

Jadi menurut kalian ada gak sih hoax membangun?

 

 

Leave a Reply